Review: [REC] (2007)

(Castelao Producciones ) Title: REC | Directed by: Jaume Balagueró, Paco Plaza | Writers by: Jaume Balagueró, Paco Plaza| Starring : Manuela Velasco, Ferran Terraza, Jorge-Yamam Serrano, Pablo Rosso, David Vert | Genre : Horror  |  MPAA Rating: Rated R for strong bloody violence, disturbing images and pervasive language, | Country : Spain | Language: Spanish

Akhirnya setelah lama tidak sempat menonton film, kemaren di sela-sela pembuatan proposal DKV 5 nan laknat itu, saya menyempatkan menonton sebuah film. Genrenya tentu saja, genre favorit saya apalagi kalau bukan horror, thriller. Film horror yang saya tonton kali ini berjudul REC. Sudah lama sih saya pengen nonton film REC ini tapi dalam pikiran saya kalau cerita film ini  meniru  format cerita Shutter, film horror Thailand dimana mengungkapkan penampakan yang tertangkap kamera foto. Jadi setelah lihat judulnya REC saya beranggapan kalau cerita film ini akan sama tapi dengan media kamera video. Dan setelah ditonton saya malahan teringat dengan film CLOVERFIELD tapi dari segi pengambilan gambar.

Cerita diawali scene reporter Angela sedang melakukan liputan di sebuah kantor pemadaman kebakaran. Angela melakukan liputan tentang kegiatan malam hari yang dilakukan para petugas pemadam kebakaran, ikut serta dalam setiap kegiatannya. Alarm berbunyi, dua orang petugas pemadam kebakaran ditugaskan melakukan penyelamatan terhadap seorang wanita tua di sebuah apartemen. Di Apartemen inilah, pengalaman mengerikan akan terjadi terhadap Angela dan sang kameraman, Pablo. Disini, para penghuni apartemen sudah menunggu begitu juga dua orang polisi. Angela, Pablo dan dua orang petugas pemadam kebakaran naik ke lantai atas menyelamatkan wanita tua itu. Petugas polisi dan pemadam kebakaran berunding terhadap wanita tua itu tiba-tiba saja wanita tua itu menggigit seorang polisi. Langsung saja polisi yang terluka itu dibawa turun untuk menyelamatkan dan membawanya ke rumah sakit. Tapi, pintu apartemen dikunci dari luar. Mereka yang berada di dalam apartemen tidak tahu alasan mengapa mereka dikarantina. Disinilah klimaks film ini terjadi. Angela dan Pablo harus bisa keluar dari apartemen mengerikan ini. Apa yang terjadi di apartemen itu dan mengapa mereka dikarantina?

Di Awal-awal cerita, penonton seakan-akan menonton behind the scene dari sebuah acara liputan dan kemudian penonton diajak ikut serta di dalam film ini. Penonton seperti berada dalam situasi mengerikan yang terjadi dalam film ini. Konsep Subjective Camera, yang artinya adegan di film atau setiap screennya bergerak atau mudahnya dimana penonton yang menjadi kameranya, layaknya kita sedang terlibat dalam film itu. Di dunia perfilman internasional hanya tiga film yang menggunakan konsep pengambilan gambar seperti ini Blairwitch Project, Cloverfiel dan film ini REC. Di Indonesia konsep Subjective Camera ini dipakai MontY Tiwa pada film horror terbarunya KERAMAT (ampe sekarang belum nonton ni film, penasaran).

Kembali ke film REC, dari segi cerita menurut saya sih biasa-biasa saja yah, layaknya film horror luar gitu (Dalam hal ini Eropa, karena film ini film Spanyol). Musik pengiring pun hampir tidak terlihat di setiap scene film ini hanya suara tokoh-tokoh yang terlibat di film ini saja yang terdengar. Pencahayaan pun sangat minim layaknya film yang diambil dengan camera handycam. REC 2 juga sedang diputar dalam ajang INAFF 2009 (Festival Film bergenre horror dan fantasy sedunia). Jadi bagi anda yang sering migren dan sakit kepala disarankan untuk tidak menonton film ini karena pengambilan gambarnya bergerak cepat jadi bisa membuat anda sedikit mual plus pencahayaan yang sangat minim. Tapi kalau penasaran, film ini siap menantang anda.

9 thoughts on “Review: [REC] (2007)”

  1. seru gan……dan jangan lupa juga nonton paranormal activity yang mendebarkan jantung,apa lagi paranormal activity 4 serem

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>