BERERONG

Pernah tidak kehilangan uang dalam jumlah besar tapi tidak tahu siapa yang mengambilnya. Kalau rampok tidak mungkin karena pintu masih dalam keadaan terkunci rapi. Hati-hati, bisa saja itu ulah Tuyul atau Bererong. Tuyul atau Bererong bagi beberapa orang hanyalah isapan jempol belaka tapi saya percaya kalau dua makhluk ini ada di bumi ini. Tuyul dan Bererong secara fungsinya hampir sama yaitu mencuri kekayaan orang lain tanpa melakukan kerja keras. Mengenai bentuk atau wujud dari kedua makhluk ini saya kurang tahu. Dari film-film horror ataupun pembicaraan orang-orang tuyul itu berwujud seorang manusia tapi dengan postur tubuh yang kecil. Sedangkan bererong ada yang mengatakan wujudnya seperti Ular yang bisa menyelinap kemanapun sesuai kehendak sang pemilik ada juga yang mengatakan bentuknya seperti cahaya.

Mengenai cara kerja dua makhluk ini. Kalau Tuyul saya kurang memahami cara kerja makhluk ini tapi kalau Bererong dari buku “Mengenal Alam Gaib” oleh I Gusti Ngurah Harta, hanya dengan melewatinya saja, apa pun bentuk kekayaan yang gampang dilihat akan tersedot oleh Bererong. Ada satu yang baru saya tahu tentang Bererong, saya kira Bererong tersebut adalah satu dari beberapa ilmu yang ada di Bali, ternyata Bererong itu berasal dari Jawa Barat dan dibawa ke Bali sekitar tahun 40-an.

Bapak Ngurah Harta mengatakan, memelihara Bererong lebih banyak ruginya. Beliau menjelaskan kalau Bererong sering meminta sesuatu yang jauh dari nalar kita. Bahkan sering meminta seseorang yang kita sayangi sebagai tumbalnya. Di buku ini disebutkan ada satu cirri khas yang menandai seseorang memiliki/memelihara Bererong yaitu sering tercium bau amis secara mendadak. Yang sering menjadi sasaran Bererong adalah para pedagang. Dalam buku ini disebutkan cara menghindari Bererong adalah sebaiknya jangan mnaruh uang di tempat-tempat yang berbau amis, karena Bererong sangat tertarik terhadap hal-hal yang berbau amis.

Jadi kalau memang bisa mendapatkan uang dengan cara yang halal kenapa harus menggunakan makhluk gaib. Dan ingat mengadakan hubungan kerja sama dengan makhluk gaib selalu akan mendatangkan kesialan. Tetaplah ingat kepada TUHAN. Postingan ini hanya untuk berbagi informasi mengenai apa itu Bererong kalau ada pengalaman dengan Bererong bisa dishare disini.

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

6 Responses to BERERONG

  1. pushandaka says:

    Menggunakan sarana apa pun, mencuri tetap salah. Tapi tulisanmu ini membuka wawasan saya tentang hal ini. Thanks!

  2. hpnugroho says:

    itu cara yg tidak halal untuk mendapatkan kekayaan, sama dengan muja, ngepet dll … ada yg bilang, pemiliknya akan meninggal dgn cara yg tdk wajar dan sebenarnya blm waktunya karena sisa masa hidup akan dijadikan budak oleh mahluk tersebut …

  3. wira says:

    saya pernah mengalami kehilangan uang dengan “tidak wajar” sebesar 700 ribu, tetapi akhirnya beberapa hari kemudian ada uang di tempat lain yang lebih dengan “tidak wajar” juga sebesar 700 ribu, aneh sekali…

  4. dani says:

    saya malah membayangkan bahwa tiap budaya punya jenis makhluk khas tersebut. bukan impor.

  5. pandebaik says:

    Bererong, Orong-orong… Lemari mekancing nu nyidang mongpong… Bererong, Orong-orong… Tukang paling to Gus… dong tukang todong…
    Hahahaha… tau lagu itu Ka ?
    Lagu Bali lawas… BERERONG by KETUT BIMBO

  6. made darnata says:

    Percayaa,,,,nggk percaya,,,,,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>